Dua Korban Kru Sound System yang Meninggal Merupakan Kakak Beradik Asal Subang, Sang Kakak Baru Pertama Ikut

Dua kakak beradik korban tersengat listrik di rumah duka sebelum dimakamkan. (Foto: BuletinJabar.com)

“Saya tahu dari YouTube, malah dari Facebook, dari teman-teman… iya dari medsos. Baru tahu dari saudara-saudara yang baru ke sini. Tadi malam sudah ramai di sini, cuma datangnya (jenazah) jam 4 tampaknya,” jelasnya.

Duka ini kian menyayat hati lantaran Rinto pergi meninggalkan tiga orang anak yang masih sangat kecil dan membutuhkan figur seorang ayah.

“Iya, yang kakaknya, Rinto… Rinto itu punya anak tiga, masih kecil sekali… balita,” tambah Abdul Rohman dengan nada lirih. Anak tertua Rinto diketahui baru menginjak usia 9 tahun.

Pihak keluarga mengaku ikhlas menerima kejadian ini murni sebagai musibah yang tidak terduga. Mereka berharap ada iktikad baik dan bentuk kekeluargaan dari pihak manajemen grup musik sisingaan tempat kedua korban bekerja untuk membantu masa depan anak-anak yang ditinggalkan.

“Harapan kita mah semoga yang ditinggalkan terutama pada sabar. Terus, ya ada gimanalah dari pihak grup gitu, grup musiknya… ya kekeluargaan aja paling. Mudah-mudahan bisa sama-sama. Kita juga sadar gitu ini musibah kan. Kita sadar lah, enggak… enggak ada tuntutan apa-apa,” tutup Abdul Rohman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *