Ega Anjani Dukung IIC Subang di Lomba Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda, Perkuat Pelestarian Budaya

Ega Anjani Dukung IIC Subang di Lomba Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda, Perkuat Pelestarian Budaya. (Foto: Istimewa)

PURWAKARTA, BuletinJabar.com – Perempuan-perempuan dari berbagai daerah di Jawa Barat tampil memukau dalam ajang seni penuh makna budaya. Dalam suasana hangat dan sarat nilai tradisi, Lomba Paduan Suara “Puspa Swara Wanoja Sunda” tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 menjadi panggung ekspresi sekaligus ajang mempererat silaturahmi.

Kegiatan yang digelar di Bale Sawala Yudistira pada Jumat (17/4/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata bagi perwakilan Kabupaten Subang yang terdiri dari Ikatan Istri Camat (IIC) selaku Ketua TP PKK Kecamatan.

Bacaan Lainnya

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang, menambah semangat para peserta yang tampil membawa identitas budaya Sunda melalui harmoni suara.

Ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan juga ruang pelestarian budaya yang dikemas melalui seni paduan suara. Ega Anjani menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat.

“Perempuan memiliki peran penting dalam menjaga harmoni, baik di keluarga maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan dan pelestarian budaya dapat terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan yang digagas oleh TP PKK Provinsi Jawa Barat ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti. Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Tatar Sunda, yang digelar di lima wilayah Bakorwil sebelum mencapai babak final pada Mei 2026.

Ega Anjani turut memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para peserta dari Kabupaten Subang, khususnya anggota IIC yang telah melalui proses latihan hingga tampil di atas panggung.

“Penampilannya menunjukkan kekompakan dan penghayatan yang baik. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Subang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan antarperempuan di Jawa Barat semakin kuat. Lebih dari itu, ajang ini menjadi langkah konkret dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *