SUBANG, BuletinJabar.com — Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Subang periode 2026–2029, Agus Eko M. Solihin atau yang akrab disapa Gus Eko, memaparkan visi dan misi yang akan menjadi landasan programnya apabila dipercaya memimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Gus Eko mengusung visi “Terwujudnya PWI Kabupaten Subang yang Mandiri, Profesional, Berintegritas, dan Sejahtera sebagai Pilar Utama Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah di Tahun 2026.”
Menurut Gus Eko, visi tersebut diarahkan untuk membangun organisasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu meningkatkan kompetensi, perlindungan serta kesejahteraan para anggotanya.
“Visi yang kami usung adalah terwujudnya PWI Kabupaten Subang yang mandiri, profesional, berintegritas, dan sejahtera sebagai pilar utama demokrasi sekaligus mitra strategis pembangunan daerah,” ujar Gus Eko, Senin (28/9/2026).
Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalitas Wartawan
Salah satu fokus utama yang ditawarkan Gus Eko adalah peningkatan profesionalitas dan kapasitas wartawan anggota PWI Subang.
Program tersebut mencakup fasilitasi serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara berkala, pelatihan jurnalisme digital, pemahaman kode etik jurnalistik, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam ruang redaksi.
Selain peningkatan kompetensi, Gus Eko juga menempatkan perlindungan hukum sebagai bagian penting dalam menjalankan profesi jurnalistik.
“Wartawan harus terus meningkatkan kompetensinya. Karena itu, UKW, pelatihan jurnalistik berkelanjutan, pemahaman kode etik, sampai pemanfaatan teknologi AI harus menjadi bagian dari penguatan kapasitas wartawan,” katanya.
Ia juga menggagas pembentukan sistem advokasi hukum yang dapat memberikan pendampingan kepada anggota PWI yang menghadapi persoalan hukum, sengketa pers maupun kekerasan ketika menjalankan tugas jurnalistik.
Dorong Kesejahteraan dan Kemandirian Ekonomi
Selain profesionalitas, persoalan kesejahteraan wartawan menjadi salah satu perhatian dalam visi-misi Gus Eko.
Ia menggagas pendirian dan penguatan Koperasi PWI Subang sebagai salah satu instrumen untuk membangun kemandirian ekonomi organisasi sekaligus membuka peluang usaha bagi anggota.
Program lainnya adalah memastikan anggota mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Gus Eko juga mendorong perusahaan pers di Kabupaten Subang agar memberikan upah serta fasilitas kerja yang layak kepada para jurnalis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“PWI tidak hanya berbicara mengenai profesionalitas, tetapi juga harus memikirkan kesejahteraan anggotanya. Kami ingin membangun kemandirian ekonomi organisasi melalui koperasi dan memastikan anggota mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ungkapnya.
PWI sebagai Mitra Kritis dan Solutif
Dalam aspek hubungan kelembagaan, Gus Eko menawarkan penguatan sinergi antara PWI Subang dengan Pemerintah Kabupaten Subang, BUMD, sektor swasta serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Namun, kemitraan tersebut menurutnya tetap harus ditempatkan dalam koridor profesionalitas dan fungsi pers.
“Kami ingin menjadikan PWI Subang sebagai mitra yang kritis sekaligus solutif bagi pemerintah daerah, BUMD dan sektor swasta. Kemitraan harus dibangun secara sehat, profesional dan tetap menjunjung tinggi independensi pers,” tegas Gus Eko.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik agar wartawan memiliki akses terhadap data yang memadai dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.






