SUBANG, BuletinJabar.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Subang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukasari memperkuat silaturahmi dengan para calon kepala desa (kades) Batangsari. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan tahapan demokrasi di tingkat desa berlangsung aman, damai, dan kondusif.
Kapolsek Pamanukan, KOMPOL Dr. R. Jusdijachlan, S.H., M.M., CHRA, bersama unsur Forkopimcam Sukasari melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman empat calon Kepala Desa Batangsari pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Camat Sukasari Eza Zaiton T Anshari, AP., M.Si., Danramil Kapten Arm Agus Supriyadi, unsur pemerintahan Kecamatan Sukasari, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Desa Batangsari, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta panitia dan pengawas Pilkades Batangsari.
Sambangi Empat Calon Kades, Perkuat Komitmen Pilkades Damai
Silaturahmi dilakukan secara bergantian ke kediaman para calon kepala desa. Kunjungan pertama berlangsung pada pukul 10.15–10.30 WIB ke kediaman calon nomor urut 1, Koko Hardiyatno, S.H.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi kediaman calon nomor urut 3, Tatang S., pada pukul 10.45–11.00 WIB. Kunjungan ketiga dilakukan ke kediaman calon nomor urut 4, Sopyan Hadiwinata, S.Pd., pada pukul 11.25–11.40 WIB.
Rangkaian silaturahmi kemudian ditutup dengan kunjungan ke kediaman calon nomor urut 2, Dedi Sutarsan, pada pukul 11.50–12.05 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, unsur Forkopimcam menyampaikan pesan agar seluruh calon kepala desa dapat menjaga persatuan, menghormati perbedaan pilihan, serta mengedepankan sikap dewasa dalam menghadapi kontestasi Pilkades.
Camat Sukasari mengingatkan bahwa setiap calon harus siap menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang tidak boleh menjadi alasan untuk memecah belah masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh calon dan pendukungnya untuk menjalani setiap tahapan Pilkades sesuai ketentuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau ajakan yang berpotensi mengganggu keharmonisan warga.
Kapolsek Pamanukan Ingatkan Calon Kendalikan Pendukung
Kapolsek Pamanukan KOMPOL Dr. R. Jusdijachlan menegaskan pentingnya peran setiap calon kepala desa dalam menjaga situasi kamtibmas selama tahapan Pilkades berlangsung.
Ia mengimbau para calon agar mampu mengendalikan tim sukses dan para pendukung masing-masing sehingga dinamika persaingan politik di tingkat desa tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
“Selamat telah ditetapkan sebagai calon kades. Muspika mengharapkan situasi kamtibmas dalam Pilkades ini agar aman dan kondusif. Masing-masing calon agar bisa mengendalikan timses-nya demi berjalan-nya situasi Pilkades yang aman dan kondusif. Jangan terpengaruh dengan hal-hal yang memicu gangguan kamtibmas,” demikian pesan Kapolsek dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh proses pemungutan suara, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak menjaga ketertiban, menghormati perbedaan, dan menerima hasil pemilihan sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Danramil Kapten Arm Agus Supriyadi mengingatkan para calon agar senantiasa menjaga keamanan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya berubah menjadi permusuhan di tengah masyarakat.
Panitia dan Panwas Tegaskan Netralitas
Dalam kesempatan yang sama, panitia Pilkades Batangsari menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara netral tanpa memihak salah satu calon.
Panitia juga meminta agar setiap persoalan atau hal yang dianggap janggal selama tahapan Pilkades dikoordinasikan melalui panitia dan pengawas pemilihan agar dapat ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.
Senada dengan panitia, pengawas Pilkades Batangsari turut menegaskan sikap netral serta mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.
Netralitas penyelenggara dan pengawasan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilkades.
Empat Calon Sepakat Tolak Politik Uang dan Ujaran Kebencian
Hasil silaturahmi tersebut mendapat respons positif dari keempat calon Kepala Desa Batangsari. Seluruh calon menerima kunjungan Forkopimcam dengan baik dan menyatakan komitmen untuk menjaga situasi keamanan serta ketertiban tetap aman dan kondusif selama tahapan Pilkades.
Keempat calon juga menyatakan siap menang dan siap kalah serta bersedia bertanggung jawab terhadap para pendukung masing-masing. Komitmen tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya konflik akibat perbedaan pilihan maupun ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan.
Selain itu, seluruh calon sepakat menolak isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), ujaran kebencian, serta praktik politik uang dalam pelaksanaan Pilkades.
Melalui silaturahmi ini, Forkopimcam berharap seluruh calon, tim sukses, dan masyarakat dapat berperan aktif menjaga suasana demokrasi yang sehat, mengedepankan persaudaraan, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu perpecahan.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di Desa Batangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, panitia, pengawas, para calon kepala desa, dan masyarakat diharapkan terus terjaga hingga seluruh tahapan Pilkades serentak 2026 selesai dilaksanakan. (YHJ)






