“Yang paling penting bagi saya, bantuan ini bukan sekadar memberikan kendaraan. Ini adalah memberikan alat kerja. Ada orang tua yang setiap hari tetap turun ke jalan, mengayuh becak dan berjuang menghidupi keluarganya. Dengan becak listrik ini, mudah-mudahan tenaga mereka lebih ringan, mobilitasnya meningkat dan pada akhirnya penghasilan mereka juga bisa menjadi lebih baik,” katanya.
Lebih jauh, Tegar berharap bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh penerima. Ia mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat becak listrik agar tetap berfungsi dengan baik serta dapat digunakan secara produktif untuk mencari penghasilan.
Menurutnya, keberhasilan program bantuan tidak hanya diukur dari jumlah kendaraan yang diserahkan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan penerima dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Tegar berharap program serupa dapat terus dikembangkan dengan menyasar kelompok pekerja informal lainnya. Ia juga mendorong adanya pemberdayaan masyarakat dan penataan transportasi lokal agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kita ingin 200 becak listrik yang hari ini diserahkan benar-benar berputar di jalan-jalan Subang, membawa penumpang, membawa rezeki, dan membawa manfaat bagi keluarga penerimanya. Semoga perhatian Presiden Prabowo kepada masyarakat kecil ini menjadi energi dan harapan baru bagi para pengayuh becak di Kabupaten Subang,” pungkasnya. (YHJ)






