“Kegiatan tanam serentak ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program hilirisasi perkebunan dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan serta kemandirian ekonomi bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Subang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program strategis pemerintah, khususnya dalam pengembangan komoditas tebu sebagai salah satu komoditas unggulan nasional.
“PT SGN siap berperan aktif dalam mendukung hilirisasi industri tebu nasional melalui peningkatan produktivitas, penguatan kemitraan dengan petani, serta pengembangan industri gula yang berdaya saing. Gerakan tanam serentak ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada gula nasional,” ungkap Mahmudi.
Sebagai salah satu pelaku utama industri gula nasional, PT SGN memandang program hilirisasi sebagai peluang strategis untuk memperkuat rantai nilai industri tebu dari hulu hingga hilir. Dukungan terhadap Gerakan Tanam Serentak juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas perkebunan tebu sekaligus memperkuat kemitraan dengan petani di berbagai daerah.
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, pemerintah berharap program hilirisasi komoditas perkebunan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani, mendorong pertumbuhan industri berbasis perkebunan, serta memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap perekonomian nasional. Dengan langkah bersama tersebut, target swasembada pangan dan penguatan ekonomi Indonesia diharapkan dapat tercapai secara berkelanjutan. (Yudy)






