Menuju Muscab, Nurul Mu’min Sebut Indra Kardiansyah Figur Potensial Nakhodai Demokrat Subang

Kepala Badan Hukum dan Perlindungan Partai (BHPP) DPC Partai Demokrat Subang, Nurul Mu'min. (Foto: BuletinJabar.com)

SUBANG, BuletinJabar.com – Dinamika internal menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat di Jawa Barat mulai menghangat. Di Kabupaten Subang, dukungan penuh mulai mengalir kepada Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Subang, Indra Kardiansyah, untuk naik kelas memimpin tongkat estafet kepemimpinan partai.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari Kepala Badan Hukum dan Perlindungan Partai (BHPP) DPC Partai Demokrat Subang, Nurul Mu’min. Ia menilai Indra adalah sosok organisatoris ulung yang konsisten menjaga ritme dan roda organisasi partai tetap berputar kencang.

Bacaan Lainnya

“Beliau adalah sosok yang luar biasa. Selaku Sekretaris DPC Kabupaten Subang, selama ini beliau sangat konsisten menjalankan roda organisasi,” ujar Nurul Mu’min saat memberikan keterangan kepada media, Jumat (29/5/2026).

Menurut Mu’min, dalam struktur partai, peran sekretaris sangat sentral dalam mengeksekusi wilayah administratif dan manajerial, sementara ketua bergerak pada penanggung jawab secara makro. Ia melihat sinergi dan kinerja yang ditunjukkan Indra Kardiansyah selama ini telah membuktikan kapasitasnya sebagai kader kelas wahid.

“Eksistensi dan kinerjanya luar biasa. Berbicara organisasi, memang harus ada hidup yang menghidupi dan harus ada makmur dan memakmurkan. Nah, idealisme itu alhamdulillah selama ini dijalankan dengan sangat baik oleh beliau,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mu’min menekankan bahwa agenda besar Demokrat Subang tahun ini tidak boleh terjebak pada euforia kontestasi lima tahunan semata. Partai politik, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik kadernya secara berkelanjutan.

“Agenda besar kita adalah konsolidasi secara umum. Berbicara partai politik, kita jangan sampai terjebak pada konteks hajatan 5 tahunan sekali saja. Tetapi bagaimana caranya kader ini terdidik, terlatih, melek politik, dan paham tentang regulasi,” kata Mu’min.

Perubahan regulasi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilu yang dinamis menuntut kader di akar rumput untuk cepat beradaptasi. Di sinilah peran penting kader untuk turun ke masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *