SUBANG, BuletinJabar.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui Pertemuan Peningkatan Kapasitas Manajemen Jejaring Pelayanan Primer Kabupaten Subang Tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 159 fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) swasta yang terdiri dari klinik, laboratorium klinik, dan Unit Transfusi Darah (UTD) se-Kabupaten Subang, Kamis (9/7/2026).
Melalui kegiatan ini, Dinkes Subang mendorong seluruh faskes swasta agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Subang, H. Anang, SKM., M.MKes, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di daerah.
“Kegiatan kemarin itu pembinaan untuk fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Subang. Kita mengundang klinik, laboratorium, dan juga UTD. Kemarin ada 159 yang kita undang,” ujar Anang.
Menurutnya, salah satu indikator penting dalam menjamin kualitas pelayanan kesehatan adalah akreditasi. Karena itu, Dinkes Subang terus mendorong klinik-klinik yang belum terakreditasi agar segera mengikuti proses akreditasi.
“Salah satu standar pelayanan kesehatan adalah faskes harus terakreditasi. Harapannya klinik-klinik yang masih belum terakreditasi bisa melaksanakan akreditasi, supaya standar mutunya sama seperti yang diharapkan pemerintah daerah maupun pusat,” jelasnya.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Anang menyebut jumlah klinik yang mengikuti proses akreditasi terus bertambah dari tahun ke tahun. Bahkan, pada bulan lalu masih terdapat klinik baru maupun klinik yang telah lama beroperasi yang mengikuti proses tersebut.
“Alhamdulillah, jadi setiap tahun kita ada progres terus, ada terus menambah klinik yang melaksanakan akreditasi,” katanya.






