SUBANG, BuletinJabar.com – Sebanyak 164 peserta dari berbagai Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor se-Jawa Barat mengikuti Latihan Instruktur (LI) 1 Angkatan VI, Kursus Pelatih Banser (Suspelat) I Angkatan IV, dan Dirosah Wustho Angkatan II di Balkondes, Cigarukgak, Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Ansor Provinsi Jawa Barat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., atau yang akrab disapa Kang Akur.
Dalam sambutannya, Kang Akur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Latihan Instruktur, Kursus Pelatih Banser, dan Dirosah Wustho di Kabupaten Subang.
Menurutnya, kegiatan kaderisasi tersebut memiliki peran penting dalam membentuk kader yang tidak hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan. Hal itu dinilai dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat secara lebih luas.
Tak hanya dari sisi pengembangan kader, Kang Akur menilai kegiatan tersebut juga turut memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat serta pengembangan sektor pariwisata, khususnya di Desa Wisata Sidajaya, Kecamatan Cipunagara.
“Kegiatan ini akan memberikan multiplier effect, membantu masyarakat sekitar, terbantu dengan adanya UMKM yang terlibat,” ungkapnya.
Kang Akur menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menyambut baik berbagai upaya yang mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, religius, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Tentu kader GP Ansor itu harus mampu mengelola ekonomi masyarakat, dengan semangat gotong royong, persoalan ekonomi dapat diselesaikan,” pungkasnya.
Kaderisasi Jadi Kunci Penguatan OrganisasiSementara itu, Ketua Umum GP Ansor Dr. Addin Jauharudin turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Latihan Instruktur, Kursus Pelatih Banser, dan Dirosah Wustho yang digelar PW GP Ansor Jawa Barat.






