Bupati Subang Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Soroti PAD hingga Kekeringan

Bupati Subang Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Soroti PAD hingga Kekeringan. (Foto: Istimewa)

Artinya, terdapat penurunan sebesar Rp3,862 miliar atau 5,08 persen. Penurunan tersebut seluruhnya berasal dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Dalam pembahasan mengenai kontribusi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Kang Rey menyampaikan capaian kontribusi BLUD Rumah Sakit Umum Daerah pada Semester I sebesar 43,53 persen.

Bacaan Lainnya

Sementara kontribusi BLUD Puskesmas mencapai 47,64 persen, sedangkan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan berada pada angka 42,16 persen.

Pemkab Subang juga menyoroti dinamika fiskal dan kebijakan yang berkembang sepanjang tahun anggaran dalam pelaksanaan APBD 2026.

Atas kondisi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran berlangsung secara tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemkab Subang juga menyepakati bahwa pergeseran anggaran tidak boleh menjadi pola yang dilakukan secara berulang tanpa alasan yang kuat.

Evaluasi terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 pun dinilai penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan APBD Tahun Anggaran 2027.

Menanggapi pandangan Fraksi NasDem, Kang Rey menegaskan bahwa perubahan APBD harus menjadi instrumen untuk memperkuat pencapaian target pembangunan.

Dengan demikian, perubahan anggaran tidak hanya diposisikan sebagai penyesuaian administratif maupun sekadar upaya mengejar penyerapan anggaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *