SUBANG, BuletinJabar.com – Seorang pria yang diduga terlibat dalam percobaan pencurian padi di sebuah penggilingan padi di Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tewas setelah terlibat duel dengan pemilik penggilingan, Selasa (16/6/2026) dini hari.
Terduga pelaku pencurian berinisial RH (49), warga Kabupaten Purwakarta, ditemukan meninggal dunia di area persawahan tak jauh dari lokasi kejadian. RH diduga kehabisan darah setelah mengalami luka sabetan golok pada bagian tangannya.
Jenazah RH kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Subang untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun buletinjabar.com, peristiwa bermula ketika RH bersama rekannya, LL (55), yang juga warga Purwakarta, diduga berusaha mencuri padi dengan cara membobol tembok belakang sebuah penggilingan padi milik warga.
Aksi keduanya diketahui setelah pemilik rumah mendengar suara benturan keras dari arah penggilingan padi. Saat diperiksa, tembok bangunan tersebut ternyata sudah dalam kondisi jebol.
Awalnya, pemilik rumah memilih menunggu karena khawatir menghadapi pelaku. Namun karena para pelaku tak kunjung keluar, ia akhirnya memutuskan masuk ke area penggilingan bersama adiknya. Di lokasi itu terjadi duel antara kedua belah pihak.
Dalam perkelahian tersebut, RH mengalami luka sabetan golok dan sempat melarikan diri. Namun beberapa saat kemudian, ia ditemukan tewas di tengah areal persawahan. Sementara itu, LL berhasil diamankan oleh pemilik penggilingan sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak berwenang.
Istri pemilik penggilingan padi, Tati, mengaku pertama kali mengetahui adanya dugaan pembobolan saat hendak menunaikan ibadah dan menyiapkan aktivitas pagi hari.
“Awalnya saya bangun mau salat, lalu mendengar suara gedug-gedug. Saya kira kucing seperti kata suami. Setelah itu terdengar lagi suara keras. Saat dilihat ke penggilingan padi, ternyata ada yang membobol tembok,” ujar Tati.






