“Mengenai anggaran, tentunya untuk memutus mata rantai penularan menjadi lebih berat karena banyak kegiatan yang akhirnya tidak dilaksanakan. Meski demikian kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk terus menurunkan kasus HIV/AIDS di Subang,” jelas Indriati.
Meski demikian, masyarakat khususnya Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA)—diminta tidak khawatir terkait ketersediaan obat. Dinkes memastikan stok obat Antiretroviral (ARV) masih aman untuk beberapa waktu ke depan.
“Obat ARV aman dengan stok cadangan, cukup hingga tiga bulan ke depan,” katanya.
Indriati juga mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan, termasuk melakukan tes HIV sedini mungkin sebagai langkah pencegahan dan penanganan yang efektif.
“Kami juga menghimbau masyarakat untuk segera melakukan tes kesehatan guna mengetahui status HIV sedini mungkin,” pungkasnya.







