Polres Subang Tanam Jagung Serentak Kuartal III 2026, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani

Polres Subang Tanam Jagung Serentak Kuartal III 2026, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan di Kabupaten Subang. Polres Subang bersama pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, dan masyarakat melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026 di lahan pertanian Desa Sumbersari, Kecamatan Pagaden, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H. Penanaman jagung ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada jagung sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

Sekitar 60 orang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari jajaran Polres Subang, Kepala Bulog Kabupaten Subang Leswenri, Plt. Kabid Tanaman Pangan Lilis Mulyawati, S.I.P., M.Si., Kasdim 0605 Subang Mayor Inf A.S. Rusli, unsur TNI, pemerintah Kecamatan Pagaden, UPTD Pertanian, Pemerintah Desa Sumbersari, kelompok tani, serta masyarakat.

Kapolres: Jangan Berhenti di Seremonial

Dalam sambutannya, Kapolres Subang menekankan bahwa program penanaman jagung Kuartal III Tahun 2026 harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh hanya berhenti pada seremoni penanaman, tetapi harus dilanjutkan dengan pengawasan dan perawatan hingga masa panen.

“Program ini jangan hanya bersifat seremonial, tetapi harus diawasi dan dirawat agar memberikan hasil yang optimal. Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolres Subang.

Kapolres juga menyampaikan bahwa penanaman jagung dilakukan secara serentak di wilayah Polsek jajaran Polres Subang. Ia menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program berjalan dengan baik.

Masyarakat dan kelompok tani, khususnya, memiliki peran penting karena akan mengelola sekaligus merawat lahan yang telah ditanami.

“Program penanaman jagung serentak ini tidak hanya menjadi langkah dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah, Polri, TNI, dan masyarakat dalam membangun ekonomi pedesaan yang lebih mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *