Polres Subang Tanam Jagung Serentak Kuartal III 2026, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani

Polres Subang Tanam Jagung Serentak Kuartal III 2026, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani. (Foto: Istimewa)

Sasar Hasil Panen dan Kebutuhan Jagung Subang

Selain memperkuat ketahanan pangan, program tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Hasil panen nantinya ditargetkan dapat memenuhi sasaran yang telah ditetapkan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan jagung di Kabupaten Subang.

“Kita berharap kerja keras bersama ini dapat menghasilkan hasil yang optimal, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung terpenuhinya kebutuhan jagung di wilayah Kabupaten Subang,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Polres Subang turut menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air serta benih jagung kepada kelompok tani.

Penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung secara bersama-sama oleh unsur pemerintah, TNI, Polri, kelompok tani, dan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan foto bersama.

Manfaatkan Lahan Pertamina EP Seluas 1 Hektare

Lahan yang digunakan untuk kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan lahan milik Pertamina EP dengan luas sekitar 1 hektare. Lahan yang berada di Desa Sumbersari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, selanjutnya akan digarap dan dikelola oleh Kelompok Tani Sumberjaya 2.

Pemanfaatan lahan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pengelolaan pertanian produktif yang berkelanjutan. Dengan adanya dukungan sarana pertanian, benih, serta kolaborasi lintas sektor, lahan tersebut diharapkan mampu memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

Melalui kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026, Polres Subang bersama pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, dan masyarakat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Penanaman jagung tersebut diharapkan tidak hanya menjadi langkah awal menuju pengelolaan pertanian yang berkelanjutan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan perekonomian di wilayah Kabupaten Subang. (YHJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *