Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Subang.
“Agar sumber daya manusianya bisa berkualitas,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kang Rey turut menanggapi peristiwa yang terjadi baru-baru ini di salah satu SMA Negeri di Pamanukan, Kabupaten Subang.Ia menegaskan agar kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh tenaga pendidik. Kang Rey juga mengimbau agar tidak terjadi lagi tindakan amoral di lingkungan sekolah, khususnya pada satuan pendidikan di Kabupaten Subang.
Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan mampu memberikan pembelajaran yang efektif serta tepat sasaran bagi para siswa.
“Saya tidak ingin ada hal itu terjadi lagi, apalagi di sekolah SD dan SMP Negeri himbauan untuk seluruh pengajar tenaga pendidik yang berada di Kabupaten subang, agar jangan sampai ada teman-teman kita melakukan penyimpangan-penyimpangan, dan bisa memberikan pembelajaran yang efektif, tepat sasaran untuk siswa-siswi SD SMP di Kabupaten Subang,” Pungkasnya.
Melalui kegiatan Saba Desa tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang tidak hanya memastikan pembangunan infrastruktur berjalan, tetapi juga menaruh perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Kunjungan lapangan secara langsung diharapkan dapat menjadi sarana untuk melihat kondisi masyarakat dan fasilitas publik secara lebih dekat, sekaligus memastikan program pembangunan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan di setiap wilayah. (YHJ)






