“Alhamdulillah, Idul Adha saat ini kita nyari barokahnya ya. Dan tidak henti-henti kita juga bagaimana caranya di DPC supaya bisa berkumpul,” tuturnya.
Ia memimpikan kantor DPC Demokrat Subang dapat berfungsi sebagaimana mestinya, menjadi wadah berkumpulnya para kader untuk berdiskusi, merencanakan program kerja, sekaligus merayakan hari besar keagamaan bersama masyarakat.
“Menjadikan DPC itu yang semestinya, wadah ngumpul para kader. Kita membicarakan sesuatu untuk ke depannya, kegiatan-kegiatan, termasuk harusnya Idul Adha pun itu harus dibicarakan di DPC,” harap Indra.
Ketika ditanya mengenai esensi dari pemotongan hewan kurban ini, Indra membenarkan bahwa momen ini merupakan sarana yang sangat efektif untuk memperkuat hubungan emosional antar-kader dan masyarakat luas.
“Harusnya sih jadi ajang silaturahmi. Cuma ini ya kita selalu, kalau saya biasa ini setiap tahun konstituen, dan mudah-mudahan tahun depan itu bisa di DPC untuk kurban DPC,” kata Indra kembali menegaskan harapannya.
Terkait teknis pembagian daging kurban agar tepat sasaran dan merata, Indra menjelaskan bahwa penghitungan akan disesuaikan dengan jumlah struktur organisasi partai di tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta menyasar warga sekitar.
“Kita hitung saja ada berapa pengurus, berapa PAC (Pengurus Anak Cabang). Sebagian ini mungkin warga, sebagian,” pungkasnya menutup pembicaraan.






