Antusiasme juga datang dari para peserta, salah satunya Ibu Resti, Kepala Sekolah SD Tambakan 1. Ia menilai edukasi ini memberikan wawasan baru yang sangat aplikatif untuk diterapkan di lingkungan sekolah.
“Dengan adanya kegiatan ini, mungkin bertambah ilmu bagi kami. Penerapannya di lapangan, mungkin kami bisa menerapkan bahwa ilmu yang kami dapat dari hasil pelatihan ini bisa diterapkan nanti di sekolah, khususnya di sekolah yang kami pimpin, melalui edukasi terhadap guru dan sekaligus kepada peserta didik,” ungkap Resti.
Resti juga menekankan bahwa urusan gizi bukan hanya tanggung jawab sekolah semata, melainkan butuh sinergi dengan wali murid.
”Pasti ke orang tuanya juga, karena harus ada kolaborasi antara pihak sekolah dengan orang tua kaitannya dengan pemberian makan bergizi untuk peserta didik,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan standar kesehatan yang lebih baik bagi siswa sekolah dasar di Subang, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan fisik yang sehat.







