Bupati Subang Lantik 18 Pejabat Baru, Ini Daftarnya

Bupati Subang Lantik 18 Pejabat Baru. (Foto: BuletinJabar.com)

SUBANG, BuletinJabar.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menegaskan komitmen penuhnya dalam memberantas segala bentuk praktik pungutan liar dan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung saat memimpin prosesi pelantikan pejabat struktural baru yang berlangsung di Museum Wisma Karya, Jumat (3/7/2026).

Dalam pidatonya yang menggelegar, Bupati yang akrab disapa Kang Rey ini menekankan bahwa rotasi dan mutasi jabatan kali ini berjalan murni berdasarkan kompetensi serta bersih dari transaksi uang.

Bacaan Lainnya

“Perlu saya tegaskan, proses ini tidak ada pungutan, tidak ada praktik transaksional, tidak ada jual beli jabatan, dan tidak ada pihak yang diminta ataupun memberikan imbalan dalam bentuk apa pun. Semua proses dilakukan benar-benar zero rupiah!” tegas Reynaldy secara lugas di hadapan para pejabat yang dilantik.

Menurutnya, pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk penataan organisasi dan manajemen kepegawaian yang dilakukan secara akuntabel, transparan, objektif, dan profesional.

“Siapa pun yang dilantik hari ini adalah mereka yang dinilai paling layak berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan integritas. Jabatan ini bukan sekadar amanah administratif, tapi tanggung jawab besar untuk memberikan kinerja nyata dan berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

BP4D Resmi Berubah Menjadi Bapperida

Selain melantik sejumlah posisi strategis, Bupati Reynaldy mengumumkan restrukturisasi krusial pada salah satu badan penting di Kabupaten Subang. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) kini resmi bertransformasi menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Reynaldy menjelaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar formalitas ganti nama di atas kertas.

“Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan wujud penyesuaian terhadap kebijakan nasional sekaligus penguatan peran pemerintah daerah dalam mendorong perencanaan pembangunan yang lebih berbasis riset, inovasi, dan data yang akurat,” paparnya.

Di akhir sambutannya, ia memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat untuk segera beradaptasi dengan cepat demi mendukung visi-misi pembangunan daerah. Kinerja para pejabat baru ini akan dievaluasi secara berkala, dan jika tidak mencapai target, konsekuensi tegas telah menanti.

“Mari kita bangun birokrasi Kabupaten Subang yang bersih, melayani, akuntabel, dan berorientasi pada hasil demi terwujudnya Subang yang lebih unggul, maju, dan kompetitif,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *