Subang Siaga Kekeringan 2026, Dinas Pertanian Salurkan 100 Pompa untuk Selamatkan Ribuan Hektare Sawah

Subang Siaga Kekeringan 2026, Dinas Pertanian Salurkan 100 Pompa untuk Selamatkan Ribuan Hektare Sawah. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – Dinas Pertanian Kabupaten Subang bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau yang memicu kekeringan di sejumlah sentra pertanian. Berbagai langkah darurat dilakukan untuk mencegah meluasnya gagal panen (puso), salah satunya melalui program pompanisasi di wilayah terdampak.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Subang, luas lahan pertanian yang terancam kekeringan mencapai 5.959 hektare. Dari jumlah tersebut, 1.348 hektare telah terdampak kekeringan, sementara 1.426 hektare berhasil ditangani melalui berbagai upaya penanganan, termasuk optimalisasi pompanisasi dan pengambilan air dari sumber-sumber air terdekat.

Bacaan Lainnya

Wilayah dengan dampak kekeringan terluas berada di Kecamatan Legonkulon yang mencapai 371 hektare, disusul Kecamatan Pagaden Barat seluas 225 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Deny Achmad Abdurahman, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengerahkan seluruh jajaran penyuluh pertanian serta petugas lapangan untuk mempercepat penanganan di daerah terdampak.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi kekeringan pada Musim Tanam Tahun 2026. Sebagai respon cepat, kami langsung mengoptimalkan sistem pompanisasi di wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan air,” ujar Deny kepada BuletinJabar.com, Senin (13/7/2026).

Sebagai bentuk dukungan kepada petani, Dinas Pertanian Kabupaten Subang telah menyalurkan 100 unit pompa air lebih untuk membantu mengalirkan air ke lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Penyaluran bantuan tersebut akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *