Ia menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, terlebih keselamatan di jalan menjadi hal yang harus diperhatikan sejak usia sekolah.
“Generasi muda harus menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Kepatuhan dan disiplin dalam berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini,” tuturnya.
Waspadai Kenakalan Remaja dan Bahaya Media Sosial
Tak hanya soal disiplin dan lalu lintas, Kapolsek Pamanukan turut mengingatkan para siswa mengenai berbagai persoalan yang dapat mengganggu masa depan generasi muda, mulai dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, tawuran, narkoba hingga penggunaan media sosial.
Para siswa diminta bijak dalam menggunakan media sosial serta menghindari aktivitas yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum.
“Para siswa dan siswi hendaknya menghindari kenakalan remaja yang mengarah kepada tindak pidana, menjauhi pergaulan bebas, tawuran dan narkoba, serta bijak dalam bermedia sosial,” tegasnya.
Kapolsek juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan kepolisian guna mengantisipasi berbagai potensi permasalahan yang dapat mengarah pada tindakan melanggar hukum.
“Kami mengajak seluruh stakeholder di sekolah untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam mengantisipasi berbagai hal yang dapat mengarah kepada perbuatan yang bertentangan dengan hukum,” ungkap Kompol R. Jusdijachlan.
Kegiatan upacara yang dilaksanakan atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H. tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, lancar dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami pesan yang disampaikan pembina upacara, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun sikap disiplin, saling menghargai, menghormati guru dan sesama pelajar, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan. (YHJ)






