Tidak hanya fokus pada infrastruktur, Pemerintah Daerah juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu upayanya adalah melalui penyelenggaraan Subang Fest yang ke depan akan digelar secara terdesentralisasi di berbagai wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Di bidang pelayanan publik, berbagai inovasi terus dihadirkan. Kanal pengaduan masyarakat #LaporKangRey menjadi salah satu terobosan yang telah menampung ribuan laporan dan ditindaklanjuti secara responsif. Selain itu, kemudahan layanan administrasi kependudukan kini semakin dekat dengan masyarakat hingga ke tingkat kecamatan, disertai dengan program bantuan pendidikan.
Dalam upaya meningkatkan akses layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Subang juga merencanakan pembangunan rumah sakit di wilayah Pantura.
Sementara itu, sebagai tamu kehormatan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menekankan bahwa pembangunan tidak cukup dijalankan secara administratif semata. Ia mengingatkan pentingnya keberanian dalam mengambil keputusan serta perubahan pola pikir aparatur pemerintahan.
Ia juga menegaskan pentingnya ketegasan dalam menjaga ketertiban dan keberlanjutan pembangunan, sekaligus mengajak seluruh jajaran untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang, sekaligus momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, para Bupati dan Penjabat Bupati Subang terdahulu, para Ketua Organisasi Wanita, serta unsur Forkopimda.







