Musim Tanam Gadu, Pupuk Kujang Pastikan Pasokan untuk Petani Jabar

Musim Tanam Gadu, Pupuk Kujang Pastikan Pasokan untuk Petani Jabar. (Foto: Istimewa)

Distribusi pupuk tersebut telah disiagakan di seluruh wilayah kerja Pupuk Kujang, termasuk daerah sentra produksi padi seperti Indramayu, Karawang, dan Subang.Khusus di Subang, stok pupuk urea bersubsidi tercatat mencapai 2.459 ton atau setara 636,7 persen dari ketentuan minimum. Stok ini tersebar di sejumlah gudang penyangga, di antaranya Binong dan Kalijati.

“Dengan stok pupuk tersebut, petani diharapkan tidak khawatir dan bisa melakukan budidaya dengan optimal saat musim kemarau nanti,” Ade menambahkan.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, musim kemarau mulai terjadi sejak akhir April dan akan meluas secara signifikan pada Mei 2026, mencakup sekitar 56 persen wilayah Jawa Barat.

BMKG juga memprediksi bahwa sekitar 93 persen wilayah Jawa Barat akan mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Bahkan, durasi kemarau diperkirakan lebih panjang dibandingkan kondisi normal, dengan hanya sekitar 10 persen wilayah yang mengalami durasi musim kemarau seperti biasanya.

Puncak musim kemarau sendiri diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, sehingga kesiapan sektor pertanian, termasuk ketersediaan pupuk, menjadi semakin penting untuk menjaga produktivitas pangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *