“Mari kita ciptakan kebersamaan, kekuatan, karena bagaimanapun hebat apapun organisasi, tanpa ada kebersamaan, kekompakan, apalah artinya sebuah organisasi tanpa kita kerja sama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Badruzaman, memberikan apresiasi tinggi atas ketulusan para guru madrasah diniyah yang terus hadir membimbing masyarakat di berbagai pelosok wilayah Subang.
“Sampai dengan hari ini alhamdulillah di Kabupaten Subang secara keseluruhan kondusif. Tidak ada konflik keagamaan, tidak ada triak-triak yang menimbulkan keresahan khususnya yang berlatar belakang isu-isu keagamaan. Ini juga tidak bisa dilepaskan dari orang-orang yang senantiasa tulus hadir membimbing agama masyarakat, tidak mengenal lelah,” ucapnya.
Kepala Kemenag juga menyoroti dedikasi luar biasa para guru madrasah yang tetap mengabdi di perkebunan dan pelosok terpencil, serta menyampaikan kabar baik terkait perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru madrasah diniyah di Kabupaten Subang.
“Walaupun dan yang luar biasanya lagi Pak, mereka tidak menerima gaji Pak, seperti guru-guru yang lainnya kan ASN, Pak. Tapi pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih luar biasa dan bangga kepada pemerintah Kabupaten Subang… Alhamdulillah gaji guru dunia di Kabupaten Subang sebesar Rp1.200.000 per tahun alhamdulillah,” jelasnya. (YHJ)







