Penunggak Pajak Tembus 200 Ribu Kendaraan, Samsat Subang Jemput Bola Sampai ke Perbatasan

Gedung P3DW/ Samsat Subang. (Foto: YHJ/ BuletinJabar.com)

Sisir 200 Ribu Kendaraan Menunggak Secara “Door to Door”

Tantangan terbesar P3DW Subang saat ini adalah tingginya angka Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Tercatat ada lebih dari 200 ribu unit kendaraan di Subang yang menunggak pajak.

Bacaan Lainnya

Menghadapi hal ini, Endah menginstruksikan seluruh jajaran pelayanannya untuk melakukan penelusuran ( door to door ) ke rumah-rumah warga setelah jam pelayanan kantor selesai.

“Tiap hari, setelah beres pelayanan, petugas kita yang di outlet maupun di Samsat Induk akan langsung melakukan penelusuran. Minimal sehari mereka mendatangi dua titik untuk menjemput bola,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, P3DW juga membuka layanan di akhir pekan. Saat ini, Samsat hadir di acara Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi, yang rencananya akan dipindah ke area Pasar Terminal agar lebih ramai. Ke depannya, P3DW juga bersiap membuka layanan pada Sabtu malam (Malam Minggu) di Alun-alun Subang.

Kejar Target Rp 115 Miliar

Strategi masif ini dilakukan untuk mengejar target pendapatan yang cukup tinggi. Dari total target keseluruhan Rp 115 miliar, hingga saat ini P3DW Subang telah mencapai sekitar Rp 68 miliar (68%).

Khusus untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dari target Rp 74 miliar, sudah terealisasi sebesar Rp 59 miliar atau sekitar 79,62%.

Kerja keras P3DW ini juga akan berdampak langsung pada pembangunan Kabupaten Subang. Dengan adanya aturan Opsen Pajak terbaru, pembagian hasil pajak kini langsung dibagi secara otomatis (51% untuk Provinsi, 49% untuk Kabupaten/Kota) tanpa perlu menunggu dana bagi hasil turun dari provinsi. (YHJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *