SUBANG, BuletinJabar.com – Ancaman kesehatan masyarakat masih menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya risiko penyebaran penyakit menular serta tingginya angka stunting menuntut langkah penanganan yang tidak hanya bersifat pengobatan, tetapi juga pencegahan melalui edukasi yang tepat dan berkelanjutan.
Menjawab tantangan tersebut, Pertamina EP Subang Field menggelar seminar dan sosialisasi terkait wabah penyakit menular serta edukasi gizi bagi ibu hamil dan anak, pada Kamis (16/04). Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit, khususnya campak, sekaligus mendorong pemenuhan gizi optimal sejak dini guna menekan risiko stunting dan kurang gizi.
Sekitar lima puluh kader dari puskesmas dan posyandu turut hadir dalam kegiatan ini. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan dengan Puskesmas Compreng, Puskesmas Jatireja, serta dukungan dari Pemerintah Kecamatan Compreng. Para kader ini dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan dan edukasi kesehatan di masyarakat.
Dalam sambutannya, Tim Kesehatan HSSE Pertamina EP Subang Field menekankan pentingnya edukasi sebagai langkah awal dalam menekan potensi penyebaran penyakit.
“Kader kesehatan merupakan ujung tombak dalam penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif,” jelasnya.






