Bagi Pemerintah Kabupaten Subang, SAOT 4 juga memiliki arti penting dari sisi pariwisata dan perekonomian. Ratusan peserta yang datang dari luar daerah dinilai dapat memberikan efek berganda bagi sektor usaha lokal.
Para peserta dan pendamping tidak hanya beraktivitas di arena pertandingan, tetapi juga berpotensi mengunjungi destinasi wisata, menggunakan jasa usaha lokal hingga membawa pulang produk khas Subang.Kang Akur pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan berada di Subang untuk menikmati berbagai potensi wisata dan kuliner daerah.
“Multiplier effect-nya banyak. Olahraga, wisata, bahagia, dan sehatnya tentu dapat semua. Itulah pentingnya kolaborasi. Nikmati selama kegiatan di sini, nikmati wisata yang ada di Kabupaten Subang, bawa oleh-oleh untuk orang tersayang di rumah,” tuturnya.
Pesan tersebut sejalan dengan konsep SAOT 4 yang menempatkan olahraga bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan SAOT 4 juga datang dari Bendahara Umum KONI Pusat, Gugun Yudinar, S.E. Ia menilai konsistensi Essa Gateball Club dalam menggelar turnamen menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet.SAOT 4 sekaligus menjadi momentum peringatan ulang tahun ke-5 Essa Gateball Club.
“Apresiasi kepada Essa Gateball Club yang ulang tahun ke-5, sudah 4 kali menyelenggarakan kejuaraan, yang sangat penting dalam pembinaan, karena tidak ada atlet bagus yang lahir tanpa kompetisi,” kata Gugun.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberadaan turnamen secara berkelanjutan menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan ekosistem prestasi. Atlet membutuhkan ruang kompetisi untuk menguji kemampuan, mengevaluasi permainan, sekaligus meningkatkan mental bertanding.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi Sari Ater Open Tournament Gateball Gymboree 4.
Sejumlah pejabat dan tokoh olahraga turut hadir, di antaranya perwakilan PB Pergatsi, Kepala Disparpora Jawa Barat, Kepala Disparpora Kabupaten Subang, Ketua KONI Kabupaten Subang, jajaran Sari Ater, Ketua PHRI Subang, serta seluruh peserta SAOT 4.
Dengan ratusan peserta dan konsep sport tourism yang diusung, SAOT 4 tak hanya menjadi panggung bagi para atlet gateball untuk meraih prestasi. Turnamen ini juga membawa misi yang lebih luas, menghidupkan olahraga, memperkuat pariwisata, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal Subang. (YHJ)






