Rona mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menggelar pertemuan dengan para manajer HRD (Human Resources Development) se-Kabupaten Subang. Saat ini, Disnakertrans tengah mematangkan langkah strategis dengan menyiapkan Pakta Integritas penyerapan tenaga kerja yang bersih dan transparan.
“Untuk komitmen, sudah sering kita lakukan melalui pertemuan dengan para HRD se-Kabupaten Subang. Kita tinggal menunggu adanya pakta integritas yang sampai saat ini sedang kita kumpulkan seluruhnya. Wacana itu sudah ada,” jelas Rona.
Rencananya, penandatanganan Pakta Integritas tersebut akan dikemas dalam sebuah forum resmi yang menghadirkan pucuk pimpinan daerah.
“Bahkan kita akan mengundang Bapak Bupati dalam sebuah forum tertentu yang dihadiri oleh seluruh HRD se-Kabupaten Subang untuk menandatangani pakta integritas tidak akan melakukan praktik-praktik pungutan liar kepada calon-calon pekerja,” pungkas Rona.
Langkah tegas ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang bersih, adil, dan transparan di Kabupaten Subang, sekaligus menutup ruang gerak bagi para oknum yang memanfaatkan celah rekrutmen demi keuntungan pribadi.






