“Kami memprioritaskan lulusan SMA, SMK, atau MA sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Harapannya, mereka memiliki bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri sehingga peluang untuk memperoleh pekerjaan menjadi lebih besar,” katanya.
Menurut Syauqi, seluruh proses pelatihan diberikan secara gratis karena merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Peserta tidak dipungut biaya. Selama pelatihan mereka akan mendapatkan pembelajaran berbasis kompetensi yang dipandu oleh instruktur berpengalaman agar setelah lulus benar-benar siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri,” tambahnya.
Selain meningkatkan kompetensi, BLK Subang juga berharap program ini mampu membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Subang, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil seiring berkembangnya kawasan industri di wilayah tersebut.
Syauqi mengimbau masyarakat yang belum sempat mengikuti Batch 3 agar terus memantau informasi resmi dari UPTD BLK Subang karena pelatihan vokasi akan kembali dibuka pada batch berikutnya sesuai kuota dan kebutuhan program dari Kementerian Ketenagakerjaan. (YHJ)






