SUBANG, BuletinJabar.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.I.P., menegaskan pentingnya integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin briefing staf lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Subang di Ruang Rapat Bupati II, Kantor Bupati Subang, Senin (3/8/2026).
Briefing yang dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah itu menjadi forum evaluasi pelaksanaan program pembangunan sekaligus koordinasi untuk memastikan seluruh perangkat daerah tetap fokus menjalankan pelayanan publik secara optimal.
Mengawali kegiatan, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. R. Memet Hikmat, M.W., CGCAE., mengingatkan seluruh perangkat daerah agar segera mengeksekusi program-program pembangunan yang telah direncanakan sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
Selanjutnya, Asisten Administrasi Umum, Dadang Kurnianudin, S.IP., M.Si., memaparkan kesiapan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Subang. Berbagai agenda telah dipersiapkan, mulai dari Pengukuhan Paskibraka, Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Upacara Puncak HUT RI, hingga kegiatan pendukung lainnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Subang, Dra. Nenden Setiawati, M.Si., melaporkan bahwa wakil Kabupaten Subang, Naura Aisya Salsabila (Mojang Pinilih Subang 2025) dan Muhamad Fachri Indarto (Jajaka Pinilih Subang 2025), akan mengikuti Grand Final Mojang Jajaka Jawa Barat pada 22 Agustus 2026. Ia mengajak seluruh kepala perangkat daerah memberikan dukungan kepada kedua duta daerah tersebut.
Dalam arahannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey mengungkapkan bahwa kondisi fiskal daerah turut terdampak oleh penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Dampak tersebut membuat belum seluruh usulan perangkat daerah dapat diakomodasi dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
“Kabupaten Subang, seperti daerah-daerah lainnya juga mengalami tantangan. Saya mohon maaf di anggaran perubahan banyak yang belum bisa saya akomodir. Saya mohon maklum untuk semuanya, untuk usulan-usulan yang masuk dari kepala OPD, di 2026 ini harus menunggu di anggaran murni 2027,” ujarnya.
Meski demikian, Kang Rey memastikan kondisi fiskal Kabupaten Subang masih berada dalam kategori aman dibandingkan sejumlah daerah lain yang menghadapi situasi serupa.






