Turun Gunung ke Subang, Menteri PKP Maruarar Sirait Puji Kualitas Rumah Subsidi

Menteri PKP Maruarar Sirait saat meninjau perumahan subsidi di Subang. (Foto: YHJ/ BuletinJabar.com)

Sinergi pusat dan daerah ini disambut antusias oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. Reynaldy menuturkan bahwa dukungan dari pusat turut mendorong percepatan program hunian di daerahnya, termasuk lonjakan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). “Tahun ini ada perbaikan rumah tidak layak huni naik hampir 400 persen, total tahun ini 1.375,” ungkap Reynaldy bangga.

Peringatan Keras Bagi Bank Daerah yang Lambat

Bacaan Lainnya

Suksesnya Program 3 Juta Rumah tentu sangat bergantung pada kecepatan perbankan dalam menyalurkan kredit perumahan. Dalam hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menuai pujian karena menjadi tulang punggung penyaluran pembiayaan. Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Micro Business BRI, Muhammad Chandra Utama, memaparkan bahwa khusus pada event 5 Oktober 2026 ini saja, BRI berhasil menyalurkan kredit perumahan sebesar Rp 301,65 miliar kepada 1.080 debitur.

Namun, sikap tegas justru ditunjukkan Maruarar kepada perbankan yang kinerjanya dinilai melempem. Sebelumnya, ia sempat menyemprot jajaran pimpinan Bank BJB lantaran pencapaian penyaluran Kredit Program Perumahan mereka merosot tajam. Bank kebanggaan warga Jawa Barat itu anjlok ke peringkat empat di tahun 2026, kalah dari BPD Jawa Tengah, Bali, dan Jawa Timur.

Sekda Jawa Barat yang mewakili pihak Bank BJB pun tidak menampik teguran tersebut. Ia mengakui bahwa realisasi BJB baru menyentuh angka sekitar Rp 90 miliar, atau baru 17 persen dari target Rp 500 miliar. Merespons kritikan Menteri PKP, Sekda Jabar berjanji akan mengerahkan pendekatan ekosistem dan teamwork lintas cabang untuk mengejar target ketertinggalan tersebut di sisa akhir tahun.

Setelah memastikan seluruh regulasi perbankan dan kualitas hunian subsidi berjalan lancar, Maruarar langsung bergegas melanjutkan tinjauan lapangannya ke program perumahan rakyat yang lain. “Ini program saya yang ketiga, sekarang saya mau ke bedah rumah,” pungkasnya menutup agenda peninjauan perumahan subsidi tersebut. (YHJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *