Ia juga mengenang keterlibatannya saat menyaksikan proses peletakan batu pertama (ground breaking) PT Meiloon pada tahun 2020 di tengah pandemi, hingga kini perusahaan tersebut mampu beroperasi dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Kehadiran PT Meiloon bukan hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Kabupaten Subang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kang Akur mengajak para investor untuk tidak ragu menanamkan modal di Subang. Menurutnya, posisi strategis daerah yang didukung konektivitas infrastruktur menjadi daya tarik utama.
“Subang memiliki kawasan industri yang berkembang, didukung akses Pelabuhan Patimban, jalan tol, kedekatan dengan bandara, serta akses menuju Jakarta. Ini menjadi kekuatan utama dalam menarik investasi,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Subang pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan investasi yang aman, kompetitif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Subang, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Subang.


