Cek Detak Jantung dengan “MENARI”, RSUD Subang Ajak Masyarakat Deteksi Dini Aritmia Secara Mandiri

Cek Detak Jantung dengan "MENARI", RSUD Subang Ajak Masyarakat Deteksi Dini Aritmia Secara Mandiri. (Foto: Istimewa)

SUBANG, BuletinJabar.com – Gangguan irama jantung atau aritmia kerap datang tanpa gejala yang disadari penderitanya. Padahal, kondisi ini berpotensi memicu komplikasi serius seperti stroke hingga gagal jantung jika tidak terdeteksi sejak dini.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, RSUD Subang melalui Poliklinik Jantung dan Pembuluh Darah menggelar penyuluhan kesehatan interaktif bertema “MENARI (Meraba Nadi Sendiri)” pada Kamis, (30/8/2026). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai cara sederhana memeriksa irama jantung secara mandiri hanya dengan menggunakan ujung jari.

Bacaan Lainnya

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Subang, dr. Ratna Sari Dewi, Sp.JP, FIHA, MARS, menjelaskan bahwa pemeriksaan denyut nadi secara mandiri dapat menjadi langkah awal untuk mengenali adanya gangguan irama jantung.

“Gangguan irama jantung atau aritmia sering kali datang tanpa gejala yang disadari. Namun, kondisi tersebut dapat dideteksi lebih awal hanya dengan meraba denyut nadi sendiri. Deteksi dini merupakan kunci agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujar dr. Ratna Sari Dewi dalam penyuluhan tersebut.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, peserta diajarkan langkah-langkah metode MENARI, yakni menggenggam pergelangan tangan, kemudian meraba denyut nadi menggunakan tiga jari yaitu telunjuk, tengah, dan manis di area pangkal ibu jari. Selanjutnya, peserta diminta merasakan sekaligus menghitung denyut nadi serta memperhatikan apakah iramanya teratur, terlalu cepat, atau terlalu lambat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *