Camat Pagaden menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diinisiasi Kapolsek Pagaden. Menurutnya, seluruh laporan maupun pengaduan masyarakat harus segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Danramil Pagaden menegaskan dukungan unsur Muspika terhadap upaya pemberantasan obat-obatan terlarang, miras ilegal dan penggunaan knalpot brong. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda agar tidak rusak akibat pengaruh barang terlarang.
Dari unsur Satpol PP, pemerintah juga mendorong penguatan peran Linmas serta menghidupkan kembali kegiatan ronda malam. Langkah tersebut dinilai penting agar informasi sekecil apa pun dari masyarakat dapat segera diterima dan ditindaklanjuti.
Selain persoalan obat-obatan terlarang, miras ilegal dan knalpot brong, aspek keamanan menjelang Pilkades serentak juga menjadi perhatian Polsek Pagaden.
Kapolsek Ikin Sodikin mengingatkan agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung secara aman dan demokratis. Ia berharap tidak terjadi kompetisi tidak sehat antarpihak yang kemudian berkembang menjadi konflik di masyarakat.
Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas wilayah.
Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB tersebut ditutup dengan penandatanganan pernyataan bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Dengan adanya komitmen bersama tersebut, Polsek Pagaden berharap upaya menjaga kamtibmas tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di setiap desa dan lingkungan masyarakat.
“Semoga tujuan baik kita mendapat ijin dan ridho dari Allah SWT,” pungkasnya. (YHJ)






