Tips RSUD Subang: Turunkan standar menjadi “good enough parent”
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menurunkan standar pengasuhan.
Menjadi orang tua yang baik tidak berarti rumah harus selalu rapi, makanan anak harus selalu sempurna, atau semua kebutuhan keluarga harus ditangani seorang diri.
Konsep “good enough parent” mengajarkan bahwa menjadi orang tua yang “cukup baik” sudah merupakan sesuatu yang berharga.
Orang tua juga disarankan berhenti membandingkan diri dengan kehidupan orang lain di media sosial. Apa yang terlihat di media sosial umumnya hanyalah bagian terbaik dari kehidupan seseorang dan tidak seharusnya menjadi standar keberhasilan dalam menjalani kehidupan keluarga.
Ambil “jeda mikor” 5–10 menit
Tidak selalu membutuhkan waktu berjam-jam untuk melakukan self-care. Orang tua bisa memulainya dengan micro-break, yakni menyediakan waktu 5–10 menit setiap hari khusus untuk diri sendiri.
Misalnya, menikmati teh hangat tanpa gangguan, duduk tenang, membaca beberapa halaman buku, atau sekadar menarik napas panjang di kamar mandi.
Waktu singkat tersebut dapat menjadi ruang untuk berhenti sejenak dari berbagai tuntutan dan kembali menyadari kondisi diri.
Jangan takut meminta bantuan
Mengakui bahwa diri sedang kewalahan bukan tanda kelemahan.
RSUD Subang juga mendorong orang tua untuk memanfaatkan support system. Bantuan bisa datang dari pasangan, orang tua, mertua, keluarga, maupun teman.
Meminta seseorang menjaga anak sebentar agar orang tua bisa beristirahat bukan berarti gagal menjalankan peran sebagai ayah atau ibu. Justru, meminta bantuan merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga.
Karena mengasuh anak memang membutuhkan dukungan.






